Sejrah Pondok Pesantren Nurul Hidayah Sukaharja



Pondok Pesantren Nurul Hidayah didirikan dan diresmikan oleh pengasuh Pesantren Nurul Hidayah yaitu KH. Drs. Ece Hidayat pada tahun 30 Januari 2007
Sejalan dengan pendirian tersebut Pondok Pesantren Nurul Hidayah berusaha membangun cara pandang baru dengan memadukan berbagai ilmu pengetahuan agama maupun pengetahuan umum secara bersama sebagai kesatuan yang terpadu, dengan menempatkan al-Qur’an dan al-Hadits sebagai sumber pengembangan keilmuwan. Atas dasar sudut pandang baru tersebut, maka ilmu-ilmu yang dikembangkan Ponpes Nurul Hidayah adalah ilmu yang mampu membentuk pribadi para santri dengan kualifikasi kelulusan sebagai ulama yang tafaqquh fi al-diin, dengan berbekal empat pilar utama yaitu: kemantapan aqidah dan kedalaman spiritual, keluhuran akhlak santri, keluasan ilmu pengetahuan dan kematangan profesional.
Pada awal pendirian Ponpes Nurul Hidayah hanya menyelenggarakan program pesantren Salafi. Kemudian pada tahun 2019 berkembang mendirikan sebuah Yayasan Pendidikan dengan nama Yayasan Pendidikan Islam Ece Hidayat dan menyelenggarakan pendidikan dimuali tingkat Raudhatul Athfal (RA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan Pondok Pesantren Qur’an juga Salaf khusus kitab kuning.
Adapun tujuan khususnya adalah;
-
- Membentuk sarjana Islam yang berkompeten dalam ilmu agama Islam, ahli dalam menggali serta mengembangkan nilai-nilai khasanah keislaman, terampil menerjemahkan dan berkomunikasi dalam bahasa Arab dan Inggris.
-
- Mengkondisikan santri dalam suasana belajar yang dapat melahirkan ulama’ yang mampu memecahkan masalah-masalah keagamaan secara tepat sesuai dengan perkembangan zaman.
Menanamkan sikap dan kemampuan santri agar memiliki sifat saleh (Akhlaq al-Karimah) dan kepakaran (Ulum an-Nafi’ah)
- Mengkondisikan santri dalam suasana belajar yang dapat melahirkan ulama’ yang mampu memecahkan masalah-masalah keagamaan secara tepat sesuai dengan perkembangan zaman.