Bogor, 14 Juni 2026 – Universitas Budi Luhur Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan Indonesia melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Raudhatul Athfal (RA) Nurul Hidayah Cijeruk, Kabupaten Bogor. Mengusung tema "Pemberdayaan Guru RA Nurul Hidayah Cijeruk Melalui Pembuatan Cerita Bergambar Berbasis Artificial Intelligence", kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai media pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Kegiatan yang berlangsung pada 14 Juni 2026 ini diikuti oleh seluruh guru RA Nurul Hidayah Cijeruk dengan penuh antusias. Tim dosen dan mahasiswa Universitas Budi Luhur memberikan pendampingan secara langsung mengenai konsep pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan, khususnya untuk menghasilkan media pembelajaran berupa cerita bergambar yang menarik, edukatif, dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Dalam pelatihan tersebut, para guru diperkenalkan dengan berbagai platform Generative Artificial Intelligence yang mampu membantu proses penyusunan ide cerita, pembuatan ilustrasi, penyempurnaan narasi, hingga penyusunan buku cerita digital secara lebih cepat tanpa mengurangi kreativitas dan peran guru sebagai pendidik. Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan langsung proses pembuatan cerita bergambar sesuai dengan tema-tema pembelajaran di Raudhatul Athfal.
Melalui pendampingan ini, setiap guru berhasil menghasilkan prototype cerita bergambar berbasis AI yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran di kelas. Cerita-cerita tersebut mengangkat berbagai nilai karakter, akhlakul karimah, kemandirian, cinta lingkungan, serta kisah-kisah islami yang disesuaikan dengan capaian pembelajaran anak usia dini.
Kepala RA Nurul Hidayah menyampaikan apresiasi kepada Universitas Budi Luhur Jakarta atas terselenggaranya kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi guru. Menurutnya, pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence bukan untuk menggantikan kreativitas pendidik, melainkan menjadi alat pendukung yang membantu guru menghasilkan media pembelajaran yang lebih menarik, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Budi Luhur menjelaskan bahwa perkembangan teknologi AI merupakan peluang besar bagi dunia pendidikan. Oleh karena itu, guru perlu dibekali keterampilan digital agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana, produktif, dan tetap mengedepankan nilai-nilai pedagogik serta pembentukan karakter peserta didik.
Melalui kegiatan ini diharapkan para guru RA Nurul Hidayah semakin percaya diri dalam mengembangkan media pembelajaran digital yang inovatif. Cerita bergambar berbasis Artificial Intelligence diharapkan mampu meningkatkan minat baca, kemampuan literasi, daya imajinasi, kreativitas, serta kemampuan berbahasa anak sejak usia dini melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.
Kegiatan diakhiri dengan sesi presentasi hasil karya para peserta, diskusi interaktif, penyerahan cenderamata, serta foto bersama antara tim Universitas Budi Luhur Jakarta dan keluarga besar RA Nurul Hidayah Cijeruk. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dalam mendukung transformasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan Islam yang inovatif, kreatif, dan berorientasi pada pembentukan generasi yang berakhlak mulia serta siap menghadapi tantangan masa depan. Di tengah dunia yang semakin dipenuhi teknologi, tetap dibutuhkan guru yang mampu mengubah kecerdasan buatan menjadi pembelajaran yang bermakna. Itulah bagian yang tidak bisa diotomatisasi.